Dasco Mendadak Masuk Bursa Cawapres Pengganti Gibran, Ini Kata Pengamat

PROLEXCENTER – Nama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendadak menjadi sorotan dalam peta politik nasional. Ketua Harian Partai Gerindra itu kini disebut-sebut berpeluang mengisi kursi Wakil Presiden menggantikan Gibran Rakabuming Raka. Benarkah Prabowo Subianto tengah menyiapkan Dasco sebagai orang nomor dua di Indonesia?

Spekulasi ini bukan tanpa alasan. Dinamika politik semakin memanas menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi sorotan terkait persyaratan administrasi pendidikan Gibran.

Putusan kasasi MA Nomor 742 K/TUN/2026 menyatakan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah Gibran batal demi hukum dan tidak sah. Sementara itu, perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di MK juga menjadi bagian dari perdebatan mengenai pemenuhan persyaratan pendidikan setara SMA.

Perkembangan tersebut memunculkan spekulasi politik yang jauh lebih besar: bagaimana jika kursi Wakil Presiden benar-benar mengalami kekosongan?

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, melihat Sufmi Dasco Ahmad sebagai salah satu figur potensial yang bisa dipertimbangkan Prabowo. Menurutnya, Presiden kemungkinan besar akan memilih sosok dari lingkaran koalisi sendiri ketimbang mencari figur dari luar.

“Cuma kalau soal gejolak internal tentu bisa di-manage oleh Pak Prabowo. Saya kira Pak Prabowo enggak akan mencari (wapres) dari luar,” ujar Ray Rangkuti kepada awak media, dikutip Rabu (4/11/2026).

Menariknya, Ray sebelumnya menilai Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebagai salah satu kandidat terkuat. Namun, dinamika reshuffle kabinet belakangan ini membuatnya membaca kemungkinan lain: Dasco justru sedang dipersiapkan untuk posisi strategis yang lebih tinggi.

Ray menyoroti masuknya sejumlah figur yang dinilai dekat dengan Dasco, termasuk tokoh-tokoh yang memiliki posisi berseberangan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ke dalam lingkaran strategis pemerintahan.

“Saya sudah berulang kali mengatakan setidaknya nama Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar mungkin yang paling kuat. Tetapi kalau melihat hasil reshuffle kemarin, di mana kelihatan banyak orang yang anti-Pak Jokowi yang dekat dengan Dasco, jangan-jangan Dasco dipersiapkan untuk itu juga,” ungkapnya.

Jika spekulasi tersebut benar, pergeseran dari Gibran ke Dasco bukan sekadar pergantian figur di kursi Wakil Presiden. Langkah itu berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan politik di dalam pemerintahan Prabowo.

Dasco memiliki posisi strategis di Partai Gerindra dan DPR RI. Kedekatannya dengan pusat pengambilan keputusan politik pemerintahan juga membuat namanya menarik untuk diperhitungkan dalam setiap skenario perubahan komposisi kekuasaan.

Namun, hingga kini, nama Dasco masih berada dalam ranah spekulasi politik. Belum ada pengumuman resmi dari Presiden Prabowo mengenai rencana penggantian Wakil Presiden.

Satu hal yang pasti, dinamika putusan hukum, reshuffle kabinet, dan manuver elite politik kini saling berkelindan. Pertanyaannya, apakah Bahlil masih menjadi kandidat utama, atau justru Dasco yang sedang disiapkan untuk menggantikan Gibran?

Peta politik menuju kursi RI-2 tampaknya masih menyimpan banyak kejutan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest Articles